Tampilkan postingan dengan label Tokoh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tokoh. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Februari 2013

Hoegeng Imam Santoso; Model Pemimpin Berkarakter


        Sosok seorang Hoegeng telah banyak ditulis di banyak buku. Namun tidak akan pernah kita merasa jemu untuk mengikuti perjalanan hidup sang legendaris ini. Saat Gus Dur menjabat sebagai Presiden RI, beliau berkata: “Hanya ada dua orang polisi yang tidak bisa disogok yaitu, polisi tidur dan Hoegeng.” Melihat hal ini saya pun tak kuasa menahan senyum. Memang benar, mana mungkin polisi tidur bisa disogok dikasih uang suruh pergi (hahahaha). Jika sudah menyangkut manusia pastilah tidak lepas dari hawa nafsu. Namun tidak dengan Bapak Hoegeng yang satu ini. Ketika kelompok petisi 50 mengadakan rapat di kediaman Ali Sadikin, yang empunya terkaget-kaget karena tidak jarang Hoegeng naik bajaj. Yang bahkan untuk membayar PBB pun, saat Ali Sadikin menjabat sebagai Gubernur DKI pernah membantu melunasinya.

Jumat, 25 Januari 2013

Merindukan Pemimpin Sehebat Umar




Sebagai sebuah agama, Islam rutin memproduksi tokoh dan ulama besar. Mereka dicintai rakyat, dikagumi kecerdasannya dan kepemimpinannya diabadikan sejarah. Goresan pena banyak menuliskan keteladanan, kezuhudan dan gerakan perjuangan yang indah untuk dilukiskan. Jadilah, dunia dipaksa mengakui indahnya pesona Islam dan deretan kesuksesannnya.

Salah satu pahlawan Islam adalah Umar bin Khattab ra. Seorang pemabuk dan rajin membunuh anak perempuan ketika masa jahiliyah. Sosok keras kepala, penuh ketegasan dan keberanian. Tapi di balik semuanya, dirinya menyimpan satu sifat yaitu lemah lembut. Kok bisa?

Kita ambil sebuah contoh bagaimana ke-Islaman Umar. Ketika itu dirinya bermaksud menemui Muhammad SAW untuk membuat perhitungan. Di tengah perjalanan, seorang sahabat mencegahnya dan meminta dirinya pulang. Sebab, adik perempuan Umar diketahui sudah memeluk agama Islam.

Mendengar perkataan itu, Umar marah mendengarnya. Dia pulang ke rumah dan menjumpai adik perempuannya yang ketakutan melihat kedatangan kakaknya. Umar berusaha mengetahui apa yang disembunyikan adiknya. Terjadi pertengkaran, tangan Umar menampar adiknya sampai berdarah.

Kericuhan itu tidak lama berlangsung. Umar sadar telah melakukan kesalahan besar yang tidak pantas dilakukan seorang lelaki. Dia akhirnya menuruti keinginan adiknya berwudhu. Lantunan surat Thoha menyentuh relung kalbu keimanan Umar. Sejak itu, dirinya resmi masuk agama Islam. Rasulullah menghadiahi gelar “Al faruq” (sang pemuda”).

“Allah telah menempatkan kebenaran pada lisan dan hati Umar. Dialah mampu membedakan yang hak dan yang batil,” (HR Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah, al-Hakim).

Rabu, 12 September 2012

Pesan Seorang Ahli Retak




(Orang pertama di dunia yang menghitung crack propagation on random sampai ke atom-atomnya)

     Suatu pembicaraan dengan BJH yang selalu saya ingat setiap kali saya naik pesawat terbang ialah pembicaraan pada tahun 1970. Saat saya dan istri sedang menginap di rumah keluarga BJH di Hamburg. Ketika itu BJH menjabat sebagai Chief Methods and Technologies Research Developments pabrik pesawat terbang Messerchmitt Bolkow Blohm (MBB) di Hamburg. Pada waktu itulah BJH mengingatkan saya bahwa perambatan retak (crack propagation) dalam struktur pesawat terbang akan lebih dipacu bila pesawat bergetar secara halus tetapi teratur (harmonis) ketimbang bergoncang hebat. 

Kamis, 19 Juli 2012

Sepenggal kisah dari Bapak Lukman (Kepala Pengembangan & Otomasi PT. Multi Makmur Indah Industri)

            Sabtu 7 Juli 2012, di ruangan Departemen Engineering PT. MULTI MAKMUR INDAH INDUSTRI, kami berempat berkumpul. Hari itu sebenarnya adalah jadwal untuk membuat laporan kerja praktek, apa saja yang sudah didapatkan selama seminggu melaksanakan Kerja Praktek di perusahaan pembuat kemasan kaleng ini. Saya sudah mempersiapkan semuanya mulai dari dokumen-dokumen seperti lembar tugas dari dosen, lembar pemantauan harian, sampai laptop yang akan digunakan untuk membuat laporan itu sendiri. Namun ternyata hari itu ada pekerjaan mendadak yang harus dikerjakan Departemen Engineering. Yang pertama adalah pemindahan ruangan ke ruangan sebelah. Ruangan yang sebelumnya dipisahkan menjadi dua, sekarang dijadikan satu ruangan yang lebih luas. Yang kedua adalah memasang screw kompresor yang sebenarnya datang hari senin, namun datang lebih awal di hari sabtu. Kita berempat dibagi menjadi dua kelompok, yang satu membantu memindahkan barang-barang dari kantor dan yang lainnya membantu memasang screw kompresor.